Usai Arahan Prabowo, Kapolda Metro Turun Langsung Bersihkan Danau Sunter Dan Tanam Pohon

Usai Arahan Prabowo, Kapolda Metro Turun Langsung Bersihkan Danau Sunter Dan Tanam Pohon Usai Arahan Prabowo, Kapolda Metro Turun Langsung Bersihkan Danau Sunter Dan Tanam Pohon

Usai arahan Prabowo, Kapolda Metro pimpin kerja bakti dan tanam pohon di Danau Sunter untuk wujudkan lingkungan bersih dan hijau.

Usai Arahan Prabowo, Kapolda Metro Turun Langsung Bersihkan Danau Sunter Dan Tanam Pohon

Gerak cepat ditunjukkan Kapolda Metro Jaya setelah arahan Prabowo. Tak sekadar instruksi, aksi nyata langsung digelar lewat kerja bakti dan penanaman pohon di kawasan Danau Sunter.

Langkah ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus ajakan bagi masyarakat untuk ikut menjaga ruang hijau ibu kota.

Kapolda Metro Jaya Pimpin Korve Di Danau Sunter

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri turun langsung memimpin kerja bakti serentak atau korve di kawasan Danau Sunter Papanggo, Jakarta Utara, Minggu (8/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Polda Metro Jaya ini menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menjaga kebersihan lingkungan perkotaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi serta Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto. Sinergi lintas instansi ini menjadi gambaran bahwa persoalan lingkungan membutuhkan kolaborasi nyata, bukan sekadar wacana.

Sejak pagi hari, jajaran kepolisian tampak menyebar di sejumlah titik untuk membersihkan area sekitar danau. Sampah yang menumpuk diangkut bersama-sama sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Aksi Nyata Bersih Sampah Dan Penghijauan

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda tidak hanya memberi arahan, tetapi juga ikut memungut sampah bersama anggota. Tindakan ini menjadi contoh kepemimpinan yang mengedepankan keterlibatan langsung di lapangan.

Setelah proses pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman berbagai jenis pohon. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara sekaligus memperindah kawasan Danau Sunter.

Adapun pohon yang ditanam antara lain Tabebuya, Flamboyan, Mahoni, dan Spatodea. Jenis-jenis ini dipilih karena memiliki daya tahan baik serta mampu memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Baca Juga: Fatmawati Trophy, PDIP Hidupkan Semangat Ibu Bangsa dan Inspirasi

Tindak Lanjut Arahan Presiden

Tindak Lanjut Arahan Presiden 700

Irjen Asep menegaskan bahwa korve dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut menekankan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa digelar secara bersamaan di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Tangerang, Bekasi, hingga Depok. Dengan pelaksanaan serentak, dampak yang diharapkan tentu lebih luas dan terasa.

Menurutnya, gerakan kolektif ini bukan hanya agenda simbolis, melainkan langkah berkelanjutan yang harus terus dijaga. Lingkungan yang bersih menjadi fondasi penting bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Libatkan Komunitas Dan Relawan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa korve turut melibatkan komunitas masyarakat dan relawan. Partisipasi publik dinilai krusial agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat.

Ia menyebut kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari pengarahan Presiden dalam sebuah agenda di Sentul. Selain itu, perhatian dari Kapolri semakin memperkuat pelaksanaan program kebersihan secara menyeluruh.

Keterlibatan banyak pihak memperlihatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat. Ketika masyarakat ikut bergerak, perubahan positif akan lebih mudah terwujud.

Gerakan Berkelanjutan Untuk Lingkungan Kota

Budi menambahkan, kegiatan korve direncanakan menjangkau 13 wilayah Polres serta bersinergi dengan Kodim, pemerintah kota, dan kabupaten. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar dalam merawat kawasan perkotaan.

Ke depan, agenda kebersihan juga akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan baliho serta papan reklame yang dinilai mengganggu estetika kota. Penataan visual dianggap penting agar ruang publik terlihat lebih rapi.

Ia menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud kecintaan terhadap lingkungan. Dengan pelaksanaan serempak di seluruh DKI Jakarta, diharapkan budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dan menjadi kebiasaan bersama.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
  • Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *